Cara Mendaftar Untuk Bisa Mendapatkan Kuota Gratis Kemendikbud

mediabeteshelp – Semua yang sudah menerima bantuan kuota Kemendikbud pada bulan November- Desember 2020 serta no itu masih aktif, hendak otomatis mendapat bantuan kuota pada bulan Maret 2021.

Alhasil, Pimpinan satuan pendidikan tidak perlu mengunggah SPTJM untuk yang telah menerima. Walaupun sedemikian itu, bantuan tidak diperoleh bila semua pemakaian kuota gratis yang lalu kurang dari 1 GB.

“Mereka yang sudah menerima pasti akan menerima kembali, kecuali bagi yang kemarin diberikan tetapi penggunaannya di bawah 1 GB, berarti memang tidak digunakan karena berbagai macam alasan, jadi itu tidak akan kembali diberikan,” terang Kemendikbud.

Sementara, jelas Nadiem, untuk yang nomornya berganti ataupun belum menerima bantuan kuota sebelumny, masih bisa mendaftar buat memperoleh kuota mulai bulan April 2021.

Berikut tahap yang perlu dilakukan:

1. Calon penerima melapor pada pimpinan satuan pendidikan saat sebelum bulan April 2021 buat memperoleh bantuan kuota.

2. Pimpinan atau operator satuan pendidikan mengunggah SPTJM buat no yang berganti ataupun no baru pada:

https://vervalponsel. informasi. kemdikbud. go. id/ ataupun
https://pddikti. kemdikbud. go. id/ ( untuk jenjang pendidikan yang tinggi )

Syarat penerima bantuan kuota

Penerima bantuan kuota internet pendidikan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Pengajar pada PAUD serta Jenjang pendidikan Dasar dan Menengah

Terdaftar di aplikasi Dapodik.
Mempunyai no handphone aktif atas nama peserta didik siswa atau orang tua atau anggota keluarga atau wali.

2. Pengajar pada PAUD serta Jenjang pendidikan Dasar dan Menengah

Terdaftar di aplikasi Dapodik serta berstatus aktif.
Mempunyai no handphone aktif.

3. Mahasiswa

Terdaftar di aplikasi PDDikti, berstatus aktif dalam perkuliahan ataupun lagi double degree.
Mempunyai Kartu rencana studi pada semester berjalan.
Mempunyai no handphone aktif.

4. Dosen

Terdaftar di aplikasi PDDikti serta berstatus aktif pada tahun ajaran 2020/2021.
Mempunyai no pendaftaran( NIDN, NIDK, ataupun NUP).
Mempunyai no handphone aktif.